Doni Harsiva Yandra Ketua LPM Sumbar, Hery Efendi Iskandar Sekretaris dan Cerint Iralloza Tasya Bendahara Periode 2025-2030


Ladokutunesw.id - Ketua Umum DPP Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Ahmad Doli Kurnia Tandjung lantik kepengurusan DPD LPM Sumatera Barat periode 2025-2030 di gubernuran Sumbar, Jumat malam.

“Saya mengapresiasi, lembaga LPM masih eksis di tingkat nagari/desa di Sumbar ini, bahkan terlibat aktif dalam perencanaan pembangunan. Dengan potensi LPM seperti ini, seharusnya kita bisa mengerjakan banyak hal,” ungkap Doli saat memberikan sambutan usai pelantikan.

Menurut Doli, peran yang bisa diambil LPM, salah satunya di bidang ekonomi. Yakni, jadi mitra strategis dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang merupakan program resmi pemerintahan era Presiden Prabowo Subianto.

“Pengurus LPM sesuai tingkatannya, mesti mampu memberikan masukan konstruktif terhadap perkembangan KDMP,” terangnya.

Kemudian, terkait isu-isu ketahanan sosial seperti meruyaknya Narkoba, kekerasan dan LGBTQ yang gerakannya sudah masuk kategori mengkhawatirkan.

“Pengurus LPM, mesti mampu untuk masuk dan berkontribusi dalam memecahkan soal ekonomi, politik dan ketahanan sosial ini,” harap dia.

Mengakhiri sambutannya, Doli menilai, komposisi personalia kepengurusan DPD LPM Sumbar layak untuk dijadikan model se-Indonesia.

“Ada anggota parlemen, akademisi, aktivis pemberdayaan masyarakat, elemen pemerintahan dan tenaga profesional. Beragamnya pengurus, berpotensi melahirkan program yang lebih beragam sesuai kebutuhan masyarakat nantinya,” terang wakil ketua Badan Legislasi DPR RI itu.

Sebelum dilantik, Sekjen DPP LPM, Muhammad Chairil Idham Dalimunthe membacakan kepengurusan DPD LPM Sumatera Barat yang dipimpin Doni Harsiva Yandra dengan Sekretaris, Hary Efendi Iskandar dan Cerint Irraloza Tasya (bendahara) serta Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi sebagai ketua dewan pembina.

Komposisi kepengurusan terdiri dari 10 wakil ketua, 10 wakil sekretaris, 10 wakil bendahara serta departemen yang terdiri dari organisasi, kaderisasi dan keanggotaan, Litbang, Kemitraan dan Hubungan Antar Lembaga serta lainnya yang berjumlah 19 departemen.

Doni Harsiva Yandra usai pelantikan mengatakan, berkurangnya alokasi dana desa secara signifikan, jadi tantangan LPM dalam menggagas berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Kita berharap, ketua umum DPP LPM bisa memperjuangkan kembali skema dana desa seperti periode sebelumnya,” ungkap Doni.

Doni yang juga anggota DPRD Sumbar menegaskan kesiapan LPM untuk berkontribusi dalam menjawab persoalan di tengah masyarakat seperti Narkoba, LGBTQ dan penyakit masyarakat lainnya.

“Kepengurusan ini beragam warna politiknya, ada hijau, biru, kuning, merah, putih dan lainnya. Juga ada akademisi, pelaku pemberdayaan dan profesional lain,” terangnya.

“Dengan berwarnanya struktur kepengurusan, kita siap bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan Sumatera Barat Madani yang Maju dan Berkeadilan,” tambah Ketua Komisi III DPRD Sumbar itu.

Sementara, Ketua Pelaksana Dt Rajo Lelo mengungkapkan, kepungurusan LPM Sumbar yang dilantik ini merupakan hasil pemilihan pada musyawarah daerah (Musda) tanggal 24 Oktober 2025 lalu.

"Terima kasih kami ucapkan pada semua pihak yang telah membantu baik moril maupun materil sejak dari Musda hingga pelantikan malam ini," ungkapnya.

Pemprov Siap Berkolaborasi

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi mengucapkan selamat bertugas pada jajaran pengurus LPM Sumbar yang baru dilantik.

Dalam sambutannya, Arry mengharapkan peran aktif LPM dalam menyukseskan program unggulan Pemprov, salah satunya Nagari Creative Hub, yang basis pengembangannya di nagari/desa se-Sumbar.

“Kita menantikan peran aktif LPM untuk berkolaborasi dengan pemerintahan provinsi terutama yang terkait dengan agenda pembangunan di nagari/desa,” terang Ary yang hadir mewakili gubernur Sumbar.

Merespon program Nagari Creative Hub sebagaimana dipaparkan ketua Dewan Pembina LPM Sumbar itu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung meminta jajaran pengurus LPM Sumbar dan tingkat kabupaten/kota, untuk berperan aktif menyukseskan inovasi itu.

“Nagari Creative Hub ini diniatkan untuk mengangkat potensi nagari/desa di Sumbar. LPM yang memiliki struktur hingga ke tingkat desa/nagari, selayaknya berkolaborasi langsung secara aktif,” pesan politisi Fraksi Partai Golkar DPR RI itu.

Hadir di momen pelantikan yang juga disertai pemotongan kue ulang tahun LPM yang ke-26 yang jatuh tanggal 20 Juli itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur Musa, anggota DPRD Padang yang juga sekretaris Partai Golkar Sumbar, Helmi Moesim serta perwakilan Forkopimda dan undangan lainnya.

Lebih baru Lebih lama