LOLO - Ladokutunews.id - Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Lolo Tahun 2026 menghadirkan semangat baru dengan tampilnya Edri Rahmansyah, S.T. sebagai calon wali nagari termuda. Pada proses pengundian nomor urut yang dilaksanakan Selasa, 4 Agustus 2026, di Aula Kantor Wali Nagari Lolo, Edri resmi mendapatkan nomor urut 4 sebagai identitas perjuangannya dalam kontestasi Pilwana.
Mengusung slogan Anak Mudo, Capek Kaki, Ringan Tangan, Edri Rahmansyah hadir dengan tekad untuk membawa semangat perubahan dan kemajuan bagi Nagari Lolo. Menurutnya, kepemimpinan harus diwujudkan melalui kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, serta kesediaan untuk turun langsung mendengarkan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Edri Rahmansyah lahir dan besar di Nagari Lolo. Ia merupakan putra dari keluarga petani yang memahami secara langsung kehidupan dan perjuangan masyarakat. Berasal dari keluarga sederhana tidak menghalangi langkahnya untuk terus menimba ilmu dan mengabdikan diri kepada daerah kelahirannya. Kepeduliannya terhadap Nagari Lolo telah tumbuh sejak usia muda, sehingga ia memantapkan diri untuk maju sebagai calon wali nagari dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kampung halamannya.
Sebelum terjun dalam kontestasi Pilwana, Edri dikenal sebagai mantan aktivis mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi. Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Presiden Mahasiswa BEM REMA UPI YPTK Padang, serta Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Pantai Cermin, Pengalaman organisasi tersebut membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Di tengah masyarakat, Edri dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, dekat dengan generasi muda, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Baginya, pemuda harus menjadi motor penggerak pembangunan dengan menghadirkan ide-ide kreatif, inovatif, dan mampu berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan nagari.
Dengan nomor urut 4, Edri optimistis dapat memperoleh dukungan masyarakat untuk mewujudkan visi pembangunan Nagari Lolo yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa slogan "Anak Mudo, Capek Kaki, Ringan Tangan" bukan sekadar kalimat, melainkan komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, bekerja tanpa lelah, serta memberikan pelayanan yang cepat dan responsif.
Menurut Edri, Nagari Lolo memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, sumber daya manusia, hingga potensi ekonomi masyarakat. Namun demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga.
"Nagari Lolo memiliki potensi yang luar biasa. Masih banyak yang harus kita benahi dan percepat pembangunannya di 14 jorong yang ada. Hak-hak masyarakat harus menjadi prioritas dan harus kita tunaikan dengan sebaik-baiknya. Saya ingin membangun nagari bersama masyarakat, bukan bekerja sendiri," ujar Edri.
Ia juga menekankan pentingnya pemerintahan nagari yang terbuka, transparan, dan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, kemajuan nagari hanya dapat dicapai melalui kerja sama antara pemerintah nagari, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, dan seluruh lapisan masyarakat.
Melalui Pilwana Tahun 2026, Edri Rahmansyah berharap dapat menghadirkan kepemimpinan yang membawa energi baru bagi Nagari Lolo. Dengan semangat muda, pengalaman berorganisasi, serta tekad untuk mengabdi, ia mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan menjadikan pesta demokrasi sebagai momentum untuk memilih pemimpin terbaik demi masa depan Nagari Lolo yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.
