PADANG PARIAMAN - Ladokutunews.id - Seorang warga bernama Tando (65) ditemukan meninggal dunia di bantaran Sungai Batang Tiku, Korong Kampuang Jawi-Jawi, Nagari Balai Baiak Malai III Koto, Kecamatan IV Koto Aua Malintang, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 07.45 WIB.
Kerapat korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak beraktivitas di sekitar lokasi kejadian. Diduga kuat, korban yang merupakan warga Korong Batu Caluang, Nagari Amal Selatan ini terhanyut saat melintasi aliran sungai yang tengah meluap akibat curah hujan tinggi sejak Senin lalu.
Camat IV Koto Aua Malintang, Alkadri, S.E., M.M., bersama Plt Walinagari Balai Baiak Malai III Koto, Lukman, A.Md., langsung meninjau lokasi penemuan jenazah.
"Kami atas nama Pemerintah Kecamatan dan Nagari turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Alkadri di lokasi kejadian.
Sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka, jajaran Polsek IV Koto Aua Malintang bersama Babinsa setempat melalukan olah TKP, pendataan, serta verifikasi identitas korban.
Lampu Kuning Bahaya Luapan Sungai Batang Tiku
Tragedi ini memicu sorotan tajam warga lokal terkait kondisi Sungai Batang Tiku yang dinilai kian membahayakan. Luapan air sungai akibat hujan deras tak hanya merusak lahan pertanian, namun kini telah merenggut nyawa warga.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas PUPR serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat via Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDA-BK) untuk segera mengambil tindakan nyata. Normalisasi Sungai Batang Tiku dinilai sudah sangat mendesak demi mencegah timbulnya korban jiwa berikutnya. (AM)
