Ratusan masyarakat Minang berkumpul dalam helat "Parade Pesona Budaya" guna memperingati hari jadi ke-5 Perkumpulan Suku Malayu Minang (PSMM) Sumatra Barat.
Ketua Umum PSMM, Nazaruddin, S.Sos., Dt. Rajo Nan Gadang, menyampaikan bahwa perayaan ini digelar sebagai wadah mempererat tali silaturahmi serta merawat kebudayaan di tanah rantau. Atmosfer kekeluargaan makin terasa hangat lewat tradisi Bararak Bajamba serta peragaan pakaian adat khas Minangkabau yang diikuti lebih dari 700 peserta, gabungan dari 156 perwakilan asal Sumatra Barat, pengurus PSMM Jabodetabek, serta berbagai komunitas perantau.
Acara berskala nasional ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting dan pejabat daerah, baik dari ranah maupun rantau. Tampak hadir Anggota DPD RI Cerint Iralloza Tasya, S.Ked., Kepala Dinas Kebudayaan Sumatra Barat, Sekretaris Daerah Kota Padang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Agam serta Wali Kota Jakarta Timur.
Sejumlah tokoh masyarakat dan perantau seperti Audy Joenaldi, Joineri Kahar, Datuak Sumagek, hingga desainer kawakan Ida Leman juga hadir memberikan dukungan.
Kehadiran para tokoh lintas generasi dan daerah ini menjadi bukti kuatnya solidaritas persatuan perantau Minang di Jakarta.
Melalui momentum syukuran lima tahun ini, PSMM tidak hanya memperkokoh silaturahmi antawarga Suku Malayu, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga identitas budaya Minangkabau agar tetap lestari dan merakyat di mana pun berada.
Kegiatan yang berlangsung semarak hingga sore hari ini ditutup dengan ramah tamah serta santap siang bersama dalam suasana kekeluargaan yang erat. Ke depan, PSMM berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kebudayaan dan sosial yang memberi dampak positif bagi masyarakat perantauan maupun pembangunan di kampung halaman. (AM)

