Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbar Minta Anggaran Panti Asuhan Dinaikkan, Bukan Malah Dipangkas


Ladokutunews.id - Padang - Fraksi Partai Partai Gerindra DPRD Sumatera Barat meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk meningkatkan alokasi anggaran bagi panti asuhan dalam pembahasan APBD, bukan justru melakukan pengurangan.




Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar, Khairuddin Simanjuntak menyebut, panti asuhan merupakan lembaga sosial yang berperan penting dalam memberikan perlindungan, pendidikan, dan pembinaan kepada anak-anak yang kehilangan orang tua maupun berasal dari keluarga kurang mampu.




“Kebutuhan operasional panti asuhan terus meningkat seiring naiknya harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, kesehatan, hingga pemeliharaan fasilitas. Di tengah meningkatnya biaya hidup, anggaran untuk panti asuhan semestinya menjadi perhatian pemerintah. Jangan sampai justru mengalami penurunan karena akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan dan kesejahteraan anak-anak yang diasuh,” kata Juntak saat menerima perwakilan panti asuhan dan yayasan pengelola panti asuhan dari Kabupaten Pasaman, Rabu (29/7/2026).




Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbar sengaja mengundang para pengurus dan pengelola panti asuhan untuk mendengarkan aspirasi mereka.




Ia menegaskan bahwa keberadaan panti asuhan tidak hanya menjalankan fungsi sosial, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat, berpendidikan, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Karena itu, dukungan anggaran dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap perlindungan anak.






Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran seharusnya tidak menyasar sektor-sektor yang menyangkut pelayanan sosial dan kemanusiaan. Justru, pemerintah daerah perlu memperkuat keberpihakan kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak yang berada di panti asuhan.




Selain peningkatan nilai bantuan, kata Khairuddin, pihaknya juga meminta agar masa pemberian bantuan juga diperpanjang dari 300 hari menjadi 360 hari dalam setahun.

Lebih baru Lebih lama