LSM P2NAPAS Pertanyakan Aksi Plan Atas Sejumlah Temuan BPK Pada Pemkab Dharmasraya.


Ladokutunews.id - Dhamsraya- Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Perkumpulan Pemuda Nusantara Pas Aman LSM P2NAPAS Ahmad Husein, Pertanyakan Rencana Aksi (Aksi Plan) tindak lanjut rekomendasi BPK dalam laporan hasil pemeriksaan kepatuhan atas belanja daerah Pemkab tahun anggaran 2023.


Ahmad Husein Ketua LSM P2NAPAS Dhamsraya mengatakan sejumlah temuan BPK tersebut diantaranya,


1. Kelebihan Pembayaran Belanja Pegawai


2. Pembayaran Belanja Barang dan Jasa

Belanja Honorarium


3. Data Peserta Penerima Iuran dan Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato (JKSS) bagi Penduduk Pekerja Bukan Penerima

Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Belum Sepenuhnya Akurat


4. Pertanggungjawaban Belanja Barang dan Jasa pada Sekretariat Daerah Tidak Sesuai dengan Kondisi Senyatanya, Belum Dibayarkan kepada Penyedia Jasa, serta Kekurangan

Penyetoran Pajak ke Kas Negara.


5. Kekurangan Volume atas Enam Paket

Pekerjaan Belanja Modal Gedung dan

Bangunan pada Dinas Pendidikan


6. Kekurangan Volume atas Enam Paket

Pekerjaan Belanja Modal Jalan pada

Dua SKPD


Dari sejumlah temuan BPK tersebut sesuai dengan surat Pernyataan Bupati Dharmasraya pada 29 Januari 2024, diketahui Pemkab Dharmasraya akan menindaklanjuti temuan BPK tersebut selama 60 hari.

Lebih baru Lebih lama