Ladokutunews.id - PADANG - Membawa napas baru bagi pariwisata Sumatera Barat, Festival Kota Tua Padang 2026 dipastikan kembali menyapa masyarakat dengan konsep yang jauh lebih semarak dan berkelas. Mengusung semangat kebinekaan, festival tahun ini siap menjadi panggung perayaan budaya yang tak boleh dilewatkan. (Rabu 5 Agustus 2026)
Wakil Ketua Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang, Albert Indra Lukman, menegaskan bahwa Festival Kota Tua bukan sekadar ajang hiburan semata. Agenda tahunan ini secara konsisten digelar untuk mendongkrak kawasan Kota Tua Padang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.
"Festival Kota Tua adalah wadah strategis untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, keragaman budaya, dan harmoni masyarakat Kota Padang kepada wisatawan, baik lokal maupun mancanegara," ungkap Albert.
Bidik Kalender Event Nasional
Tahun ini, gelaran festival terasa semakin istimewa karena tengah dipersiapkan untuk menembus Kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata. Jika target ini terealisasi, posisi Kota Padang sebagai destinasi wisata nasional berdaya saing tinggi akan semakin tak terbantahkan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, panitia telah merancang serangkaian daya tarik utama yang memadukan unsur olahraga, budaya, dan pariwisata dalam satu momentum besar, di antaranya:
Kejuaraan Barongsai Internasional: Memperebutkan Piala Gubernur Sumbar dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara.
Kegiatan "Kota Tuaran": Sebuah ajang spesial yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus 2026.
Panggung Keberagaman Lintas Etnis: Menampilkan pertunjukan seni tradisional dari empat etnis yang hidup rukun berdampingan di Padang, yakni Tionghoa, Minangkabau, Nias, dan Keling (India).
Pesta Rakyat & UMKM: Menghadirkan stan kuliner khas, pameran UMKM lokal, hingga pertandingan domino tradisional di halaman Klenteng Lama.
"Keberagaman ini adalah simbol keharmonisan yang selama ini terjalin erat di kawasan Kota Tua. Festival ini mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman yang akan menjadi magnet utama bagi para pengunjung," tambah Albert.
Area Diperluas untuk Kenyamanan Pengunjung
Demi memaksimalkan antusiasme masyarakat, area penyelenggaraan festival tahun ini diperluas hingga ke luar Gedung HTT. Langkah ini diambil agar seluruh pengunjung dapat menikmati rangkaian acara dengan lebih leluasa dan nyaman.
Ke depannya, panitia sangat optimistis Festival Kota Tua Padang 2026 akan menjadi salah satu magnet acara terbesar di Sumbar. Event ini tidak hanya ditargetkan mampu melonjakkan angka kunjungan wisatawan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan memperkuat citra Padang sebagai kota yang kaya akan sejarah serta toleransi antaretnis. (AM)
