Tebing Sungai Batang Kuantan Longsor, 4 Penjaga Ponton Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Terluka



SIJUNJUNG, Ladokutunews.id – Tebing di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan, kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, runtuh akibat longsor pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa tersebut merusak sejumlah ponton yang biasa digunakan untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan melukai empat orang penjaga di lokasi.


Areal penambangan saat itu dilaporkan dalam kondisi sepi lantaran aktivitas PETI telah dihentikan oleh aparat gabungan beberapa hari sebelumnya. Hanya ada beberapa pekerja yang berjaga untuk mengawasi unit ponton di tepi sungai.


Kasi Humas Polres Sijunjung, AKP Irwan Doni, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir diduga kuat menjadi pemicu utama rapuhnya struktur tanah di area tebing tersebut.


“Material tanah dan bebatuan dari tebing runtuh langsung ke arah sungai dan menimpa ponton di bawahnya. Akibat kejadian itu, empat orang yang bertugas menjaga ponton mengalami luka ringan dan langsung dievaluasi ke Puskesmas Gambok untuk perawatan medis,” ujar AKP Irwan Doni saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).


Tidak ada aktivitas penambangan aktif saat longsor terjadi. Jajaran Polres Sijunjung bersama Satpol PP Kabupaten Sijunjung, Satreskrim, dan Satintelkam sebelumnya telah menertibkan area tersebut pada 15 hingga 18 Agustus 2026 untuk menghentikan seluruh kegiatan tambang ilegal secara total.


Pihak kepolisian mengimbau warga setempat agar tetap waspada dan tidak beraktivitas di sekitar curam tebing maupun bantaran sungai, mengingat potensi cuaca ekstrem yang kerap memicu bencana susulan serta perubahan arus sungai secara mendadak.


Kejadian ini mempertegas komitmen aparat kepolisian dalam memberantas praktik PETI di wilayah Sijunjung. Langkah penertiban yang masif dilakukan tak hanya sebagai bentuk penegakan hukum terhadap penambangan liar, tetapi juga demi mengantisipasi potensi bahaya keselamatan jiwa dan kerusakan lingkungan yang lebih luas. (AM)

Lebih baru Lebih lama