Jejak Kaki Sindikat Curanmor Berakhir di Tangan Tim Klewang, Puluhan TKP di Padang Berhasil Dibongkar


 

Padang, - Ladokutunews.id - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang meringkus tiga pria terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga. Ketiga tersangka berinisial RLF (22), ZASZ (21), dan MR (23) diamankan tanpa perlawanan pada Sabtu (12/9/2026) pukul 21.00 WIB setelah identitas mereka terendus lewat rekaman kamera pengawas (CCTV).


Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Yasin, menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan korban kehilangan sepeda motor di kawasan Jalan Dr. M. Hatta, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh. Penyelidikan di lapangan dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Iptu Adrian Afandi bersama Kasubnit Opsnal Ipda Ryan Fermana usai menerima laporan pencurian unit Yamaha Nmax di teras sebuah rumah kos.


Pengecekan rekaman CCTV di lokasi kejadian memperkuat bukti visual yang mengarah ke tersangka ZASZ. Bergerak cepat, Tim Klewang menggerebek tempat kos para pelaku di kawasan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung, dan membekuk ZASZ serta RLF. Pengembangan lanjutan kemudian membawa petugas meringkus MR di kawasan Teluk Bayur.


Interogasi intensif mengungkap bahwa sindikat ini tidak beraksi sendirian dan telah beroperasi di puluhan tempat kejadian perkara (TKP) lintas kecamatan di wilayah hukum Polresta Padang. Tersangka MR turut bernyanyi dan mengaku bekerja sama dengan seorang rekan berinisial AKL yang kini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) menyusul laporan kasus Honda PCX di Koto Tangah. Sindikat ini juga tercatat menggasak Yamaha Nmax di Jalan Sei Delli Ujung, Kecamatan Nanggalo.


Dari penangkapan tersebut, aparat menyita barang bukti berupa satu unit Yamaha Nmax 2022 hijau, satu unit Honda PCX putih, satu unit Honda Beat hitam tanpa pelat nomor, serta sejumlah pakaian yang dikenakan saat beraksi seperti topi hijau krem dan kaos putih. Akibat perbuatan komplotan ini, para korban menderita kerugian materil bervariasi dari belasan hingga puluhan juta rupiah per unit kendaraan.


Fenomena maraknya pencurian kendaraan bermotor di area pemukiman dan rumah kos menuntut kesadaran ekstra dari masyarakat untuk memperketat keamanan lingkungan sekitar. Pihak kepolisian menekankan pentingnya peran aktif pengurus RT/RW serta pemilik fasilitas sewa untuk memasang sistem pengamanan tambahan, seperti kamera pengawas yang memadai dan portal pintu masuk malam hari. Langkah preventif ini terbukti efektif mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan sekaligus membantu aparat penegak hukum dalam mengidentifikasi pelaku secara cepat.


Selain memperketat pengawasan fisik di lingkungan tempat tinggal, kepolisian juga mengimbau warga agar tidak meremehkan aspek keamanan kendaraan meski diparkir di dalam area pekarangan rumah. Penggunaan kunci pengaman ganda atau gembok tambahan pada cakram roda sering kali menjadi hambatan berarti yang mengurungkan niat para pelaku untuk melancarkan aksinya. Sinergi yang kuat antara kepolisian dan kepedulian warga dalam menjaga kamtibmas diyakini mampu menekan angka kriminalitas serupa di masa mendatang.


Keberhasilan pembongkaran jaringan curanmor lintas wilayah ini menjadi angin segar bagi keamanan publik di Kota Padang yang belakangan diresahkan oleh maraknya kehilangan kendaraan roda dua. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, termasuk menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraan di area terbuka maupun teras rumah kos.


Saat ini, ketiga pelaku mendekam di sel tahanan Mapolresta Padang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Tim penyidik masih terus mendalami jejaring penjualan barang curian sekaligus memburu keberadaan pelaku berinisial AKL yang masih melarikan diri. (AM)

Lebih baru Lebih lama