PADANG, Ladokutunews.id — Semangat kebersamaan dan pelestarian adat Minangkabau tampak begitu kental dalam perayaan HUT ke-5 Perkumpulan Keluarga Besar Suku Malayu Padang (PKBSMP). Acara yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus DPP, DPW, dan DPD ini sukses digelar di Lantai 1 Aula Kantor DPRD Kota Padang pada Minggu, 20 September 2026.
Kegiatan akbar ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang sekaligus Penasehat DPP PKBSMP, H. Muharlion, S.Pd. Turut hadir pula jajaran pengurus pusat hingga daerah, para Bundo Kanduang, serta tamu undangan terhormat lainnya yang memadati ruang acara dengan penuh antusias.
Ketua Umum DPP PKBSMP, Syafruddin, S.Pd Rajo Batuah, menjelaskan bahwa momentum ulang tahun kelima ini sangat berarti bagi perjalanan organisasi. Selama setengah dekade terakhir, PKBSMP terus konsisten bergerak di bidang sosial, memperkuat silaturahmi, serta hadir mendampingi dunsanak dalam berbagai suasana, mulai dari duka cita hingga hajatan keluarga di Kota Padang dan berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat.
"Setiap tanggal 22 September kita selalu memperingati hari jadi perkumpulan ini, dan Alhamdulillah hari yang kelima ini berjalan lancar berkat kekompakan dunsanak semua. Kami juga sangat berterima kasih kepada Pembina sekaligus Mamak kita, H. Muharlion, yang telah memfasilitasi penggunaan gedung DPRD ini dengan luar biasa," ujar Syafruddin penuh syukur.
Lebih lanjut, Syafruddin menegaskan pentingnya sinergi antara anak kemenakan dengan pemerintah, tokoh masyarakat, dan pemangku adat. Kolaborasi yang erat ini dinilai menjadi kunci utama agar kehadiran organisasi benar-benar memberikan dampak nyata dan maslahat yang luas bagi masyarakat banyak.
Dalam arahannya, Syafruddin juga memaparkan perkembangan organisasi yang kian ekspansif ke luar daerah. Setelah sukses mengukuhkan kepengurusan di Jabotabek dua tahun lalu serta di Kota Padang dan Kabupaten Tanah Datar, PKBSMP berencana melanjutkan pelantikan pengurus di berbagai wilayah lain secara bertahap.
"Agenda terdekat kita akan menyusul pengukuhan untuk wilayah Pasaman, Payakumbuh, bahkan di luar Pulau Sumatera seperti Jawa, serta provinsi tetangga seperti Bengkulu dan Jambi," tambahnya.
Menanggapi dinamika internal organisasi yang kian besar, Syafruddin mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi yang sehat. Ia mengibaratkan persoalan kecil seperti "kusuik bulu ayam", di mana setiap gesekan atau miskomunikasi antarindividu dapat diselesaikan secara baik-baik melalui musyawarah dan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) perkumpulan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPW PKBSMP Sumbar, Orpan Damrah, S.Sos., berpesan kepada seluruh anak kemenakan agar senantiasa menjaga kekompakan dan menghindari segala bentuk penyimpangan sosial. Ia mendorong generasi muda untuk fokus menempuh pendidikan formal maupun pendalaman ilmu agama demi masa depan yang berguna bagi bangsa dan negara.
"Pesan mamak kepada anak kemenakan di Minangkabau, baik yang berada di kampung halaman maupun di rantau, mari jaga marwah adat dan diri kita dari hal-hal negatif," tegas Orpan Damrah.
Dengan terselenggaranya perayaan dan pengukuhan ini, PKBSMP membuktikan eksistensinya sebagai wadah pemersatu yang adaptif dan solutif. Ke depan, organisasi diharapkan mampu menjadi suri teladan dalam merawat kebersamaan, memperkuat ukhuwah, serta melestarikan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau di tengah arus modernisasi. (AM)


